Dalam Lontar Tattwa Jñāna, disebutkan tentang Tri Guṇa. Khususnya pada bab ketiga. Bab ini memuat 4 Śloka yang menjelaskan asal-usul dan ciri-ciri Ahangkara yang melahirkan Daśa Indriya, Panca Tan Matra, dan Panca Maha Bhuta. Ahangkara dibagi menjadi tiga bagian, yaitu ahangkara sang waikrta adalah buddi sattwa, ahangkara si taijasa adalah Buddhi rajah, dan ahangkara sang bhutadi adalah Buddhi tamah. Berdasarkan Lontar ini, maka Tri Guṇa adalah bagian dari Ahangkara atau keegoan. Tri Guṇa menjadi sifat dasar dalam penciptaan.
Hal senada juga diuraikan dalam Mahanirwana Tantra bahwa Tri Guṇa sebagai sifat dasar penciptaan. Tri Guṇa ini disebutkan sebagai Waikarika yaitu sifat yang dominan Sattwika; Taijasa yaitu sifat yang dominan dalam Rajasika; dan Bhutadika yaitu sifat yang dominan Tamasika. Berikut ini secara terperinci dijelaskan karakteristik Tri Guṇa.
1. Sattwam
Sifat Sattwam yaitu sifat tenang, bijaksana, suci, cerdas, jujur, dan disiplin, sifat-sifat ini menjadi sifat bawaannya sejak kelahiran, sebagaimana Yudistira, telah menunjukkan karakter Sattwamnya sejak Ia dilahirkan, senantiasa bersyukur, dan tindakannya selalu berhati-hati. Sattwam juga diartikan sebagai sifat stabil dan seimbang. Keseimbangan ini tidak hanya tentang sifat atau karakter manusia, keseimbangan juga ada dalam jenis-jenis makanan. Sebagaimana diuraikan dalam kitab suci:
Orang-orang berkarakter Satwika akan mempraktikkan segala sesuatunya dengan dasar yang jelas, demikian pula visi dan misinya juga jelas. Seseorang dengan sifat Sattwam akan memilih mempraktikkan Yājña yang sesuai dengan ketentuan sastra suci, sebagaimana disebutkan dalam Bhāgawad Gītā berikut:
Selain memilih makanan dan praktik Yājña yang dilakukan oleh seorang yang
bersifat Sattwam, kita juga dapat mengamatinya dalam tapa brata yang dipilihnya
sebagai gaya hidup. Tapa Brata yang dilakukan oleh orang Satwika adalah:
1. Sariram Tapa yaitu tapa brata ragawi (Bhāgawad Gītā, 17.14)
2. Vakyam Tapa yaitu tapa brata dalam ucapan (Bhāgawad Gītā, 17.15)
3. Manasa Tapa yaitu tapa brata dalam pikiran (Bhāgawad Gītā, 17.16)
Orang yang mempraktikkan ketiga Tapa brata ini sebagai Tri tunggal di sebut
sebagai tapa brata Satwika sebagaimana di sebutkan dalam Śloka berikut ini:
Keutamaan seorang yang memiliki sifat Sattwam, ia pun akan melaksanakan dana punia dengan melandaskan tindakannya bersifat Sattwam. Perhatikan Śloka berikut ini:
2. Rajas
Sifat Rajas yaitu sifat aktif dan dinamis, lincah, gesit, kasar, dan keras. memahami sifat Rajas ini, kita lihat dalam caranya memilih makanan, sifat Rajas akan menyukai makanan Rajas pula.
3. Tamas
Sifat Tamas yaitu sifat lamban. Seseorang dengan sifat Tamas akan cenderung menyukai makanan yang sesuai dengan pola karakternya. Makanan yang tergolong Tamas yaitu:
Komentar
Posting Komentar